Tajali (Manifestasi al-Haq) dan Martabat Tujuh

Kata “tajali” (Ar.: tajalli) merupakan istilah tasawuf yang berarti ”penampakan diri Tuhan yang bersifat absolut dalam bentuk alam yang bersifat terbatas. Istilah ini berasal dari kata tajalla atau yatajalla, yang artinya “menyatakan diri”.

Konsep tajali beranjak dari pandangan bahwa Allah Swt dalam kesendirian-Nya (sebelum ada alam) ingin melihat diri-Nya di luar diri-Nya. Karena itu, dijadikan-Nya alam ini. Dengan demikian, alam ini merupakan cermin bagi Allah Swt. Ketika Ia ingin melihat diri-Nya, Ia melihat pada alam. Dalam versi lain diterangkan bahwa Tuhan berkehendak untuk diketahui, maka Ia pun menampakkan Diri-Nya dalam bentuk tajali.

Proses penampakan diri Tuhan itu diuraikan oleh Ibn ’Arabi. Menurutnya, Zat Tuhan yang mujarrad dan transendental itu bertajali dalam tiga martabat melalui sifat dan asma (nama)-Nya, yang pada akhirnya muncul dalam berbagai wujud konkret-empiris. Ketiga martabat itu adalah martabat ahadiyah, martabat wahidiyah, dan martabat tajalli syuhudi.

Pada martabat ahadiyah, wujud Tuhan merupakan Zat Mutlak lagi mujarrad, tidak bernama dan tidak bersifat. Karena itu, Ia tidak dapat dipahami ataupun dikhayalkan. Pada martabat ini Tuhan—sering diistilahkan al-Haq oleh Ibn ’Arabi—berada dalam keadaan murni bagaikan kabut yang gelap (fi al-’amâ’); tidak sesudah, tidak sebelum, tidak terikat, tidak terpisah, tidak ada atas, tidak ada bawah, tidak mempunyai nama, tidak musammâ (dinamai). Pada martabat ini, al-Haq tidak dapat dikomunikasikan oleh siapa pun dan tidak dapat diketahui.

Martabat wahidiyah adalah penampakan pertama (ta’ayyun awwali) atau disebut juga martabat tajali zat pada sifat atau faydh al-aqdas (emanasi paling suci). Dalam aras ini, zat yang mujarrad itu bermanifestasi melalui sifat dan asma-Nya. Dengan manifestasi atau tajali ini, zat tersebut dinamakan Allah, Pengumpul dan Pengikat Sifat dan Nama yang Mahasempurna (al-asma al-husna, Allah). Akan tetapi, sifat dan nama itu sendiri identik dengan zat. Di sini kita berhadapan dengan zat Allah yang Esa, tetapi Ia mengandung di dalam diri-Nya berbagai bentuk potensial dari hakikat alam semesta atau entitas permanen (al-’a’yan tsabitah).

Martabat tajalli syuhudi disebut juga faidh al-muqaddas (emanasi suci) dan ta’ayyun tsani (entifikasi kedua, atau penampakan diri peringkat kedua). Pada martabat ini Allah Swt bertajali melalu asma dan sifat-Nya dalam kenyataan empiris atau alam kasatmata. Dengan kata lain, melalui firman kun (jadilah), maka entitas permanen secara aktual menjelma dalam berbagai citra atau bentuk alam semesta. Dengan demikian alam ini tidak lain adalah kumpulan fenomena empiris yang merupakan lokus atau mazhar tajali al-Haq. Alam yang menjadi wadah manifestasi itu sendiri merupakan wujud atau bentuk yang tidak ada akhirnya. Ia tidak lain laksana ’aradh atau aksiden (sifat yang datang kemudian) dan jauhar (substansi) dalam istilah ilmu kalam. Selama ada substansi, maka aksiden akan tetap ada. Begitu pula dalam tasawuf. Menurut Ibn ’Arabi, selama ada Allah, maka alam akan tetap ada, ia hanya muncul dan tenggelam tanpa akhir.

Konsepsi tajali Ibn ’Arabi kemudian dikembangkan oleh Syekh Muhammad Isa Sindhi al-Burhanpuri (ulama India abad ke-16) dalam tujuh martabat tajali, yang lazim disebut martabat tujuh. Selain dari tiga yang disebut dalam konsepsi versi Ibn ’Arabi, empat martabat lain dalam martabat tujuh adalah: martabat alam arwah, martabat alam mitsal, martabat alam ajsam, dan martabat insan kamil.

Martabat alam arwah adalah ”Nur Muhammad” yang dijadikan Allah Swt dari nur-Nya, dan dari nur Muhammad inilah muncullah ruh segala makhluk. Martabat alam mitsal adalah diferensiasi dari Nur Muhammad itu dalam ruh individual seperti laut melahirkan dirinya dalam citra ombak. Martabat alam ajsam adalah alam material yang terdiri dari empat unsur, yaitu api, angin, tanah, dan air. Keempat unsur material ini menjelma dalam wujud lahiriah dari alam ini dan keempat unsur tersebut saling menyatu dan suatu waktu terpisah. Adapun martabat insan kamil atau alam paripurna merupakan himpunan segala martabat sebelumnya. Martabat-martabat tersebut paling kentara terutama sekali pada Nabi Muhammad saw sehingga Nabi saw disebut insan kamil.

Tajali al-Haq dalam insan kamil ini terlebih dulu telah dikembangkan secara luas oleh Abdul Karim bin Ibrahim al-Jili (1365-1428, tokoh tasawuf) dalam karyanya al-Insân al-Kâmil fî Ma’rifat al-Awâkhir wa al-Awâ’il (Manusia Sempurna dalam Mengetahui [Allah] Sejak Awal hingga Akhirnya). Baginya, lokus tajali al-Haq yang paling sempurna adalah Nur Muhammad. Nur Muhammad ini telah ada sejak sebelum alam ini ada, ia bersifat kadim lagi azali. Nur Muhammad itu berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam berbagai bentuk para nabi, yakni Adam, Nuh, Ibrahim, Musa–salam Allah atas mereka semua—dan lain-lain hingga dalam bentuk nabi penutup, Muhammad saw. Kemudian ia berpindah kepada para wali dan berakhir pada wali penutup (khatam awliya), yaitu Isa as yang akan turun pada akhir zaman.

Dalam tradisi esoterisme Syi’ah, para imam Syi’ah Imamiyah—sejak Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib hingga Imam Mahdi (yang digaibkan Allah)—merupakan wali-wali yang memanisfetasikan diri sebagai insan kamil hakiki. Kepada merekalah, para pengikut Syi’ah Dua Belas sering kali bertawasul agar kebutuhan material-spiritual mereka terpenuhi.

Demikianlah proses tajali al-Haq pada alam semesta. Wadah tajali-Nya yang paling sempurna adalah insan, sementara insan yang paling sempurna sebagai wadah tajali-Nya adalah insan kamil dalam wujud Nabi Muhammad saw. Allahumma shalli ’ala Muhammad wa âli Muhammad! (Diolah dari Ensiklopedi Islam, jilid 5, hal.41, terbitan PT Ichtiar Baru Van Hoeve Jakarta, 2001, lema ”tajali”, dengan sedikit penyuntingan kembali).

163 thoughts on “Tajali (Manifestasi al-Haq) dan Martabat Tujuh

  1. ahmadsamantho mengatakan:

    Subhannalh ya Ustadz

  2. Muhamad mengatakan:

    Subhannalh ya Ustadz-( Man lam ya dzuk lam yada ) Barangsiapa tidak merasa dia tak tahu

    • hendra mengatakan:

      Ini adalah perkara rumit dan pelik,tidak semua orang bisa memahami materi yang disampaikan.Adapun teori dan argumen2 adalah milik para Filosof,sedangkan esensinya adalah milik para sufi.
      Tidak semua filsafat itu benar dan juga tidak semuanya salah,ibarat beberapa orang buta yang memegang seekor Gajah.Ada yg memegang ekornya,badannya dan belalainya,maka anggapan mereka tentang seekor gajahpun berbeda-beda.Dari perumpamaan ini bisa kita simpulkan bahwa manusia memiliki kemampuan yang terbatas.Tidak ada seorangpun yg sampai pengetahuannya kepada zat yang wajibul wujud dengan sempurna melainkan nabi Muhammad SAW.karena beliau adalah emanasi pertama dari dari martabat Ahadiyah.
      Seandainyapun ada orang yang mampu memahami esensinya,tentunya mereka itu adalah dari kalangan sufi.Mereka yang meninggalkan kenikmatan dunia(mematikan hawa nafsu bashariah).Mereka yang memiliki ilmu Dzuq(perasaan hening yang tertinggi) dengan menjalani hidup Ghana’ah,menguatkan jiwa dengan lapar(puasa),menyedikitkan bicara,menyedikitkan tidur dan menjauhi keramaian(memencilkan diri)karena keramaian dapat mengalihkan visi musyahadah tentang Al Haq..

      • hani mengatakan:

        …ya benar kata anda. Hari ini ALLAH telah menambah pengetahuan saya melalui anda…alhamdulillah

      • sahadat? mengatakan:

        Segala sesuatu adalah bukan milik siapapun, hanya milik Allah dan akan berpulang kepada-Nya

      • gugussudrajat mengatakan:

        Siddharta Gautama melakukan semua yg disebutkan diatas, sekalipun tdk setara dengan Rosullullah SAW…

      • Ichsan mengatakan:

        Nabi muhammad jg manusia, tidak perlu kita hrs meninggalkan keduniaan utk berjumpa dgn Allah, sedangkan kita hidup di dunia skrg ini, kalau utk berjumpa dgn Allah kita hrs menjadi sufi yg meninggalkan kehidupan duniawi spt kata saudara hendra utk apa Allah menciptakan dunia beserta isinya utk manusia, Allah jg menciptakan napsu sbg alat hidup di dunia ini..

  3. abdul azizi mengatakan:

    Masih butuh pembuktian akan kebanaran ajaran martabat tujuh, jika iya tentu kita dapat menjabarkan dalam realitas,

  4. iwan mengatakan:

    ahsantum

  5. sheefa mengatakan:

    mutu ala qoblal maot..

  6. arsyak_tegal mengatakan:

    latar belakang saya bukan santri, tetapi masalah mengidentifikasikan tuhan/allah harus berilmu artinya harus belajar akidah yang benar, kalau kita berakidah yang benar maka kita akan mengidentifikasikan atau mendefinisikan tuhan/allah swt, tentang adanya allah harus punya bukti/dalil, apakah ANDA tahu…

    : Mengenai masalah bukti adanya Allah, ada beberapa dalil yang bisa diungkap. Misalnya, dalil sebab akibat, dalil keteraturan alam, dalil fitrah, dan seterusnya. Mengenai “definisi” Allah ataupun Tuhan, setahu saya, kedua terma itu, sepanjang mengikuti Mazhab Ibn ‘Arabi, tidaklah tepat untuk didefinisikan. Karena memberikan definisi, artinya memberikan batasan. Dan Allah/Tuhan bukan hal yang dapat didefinisikan. Maka itu, tasawuf tidaklah mendefinisikan Tuhan melainkan mendeskripsikannya. Demikian.

  7. aulia rahman mengatakan:

    saya pnggemr beliau ,tulisan anda bgs. bisa bantu saya cari buku beliau yg berjudul al- futuhat makkiyah yang bahasa indonesia kalo da saya mau beli ,pinjam or copy. saya mhon bantuan nya. wassalam

  8. Muhammad Ali mengatakan:

    Tadz, perbedaan level ahadiyah sama wahidiyah dalam martabat tuju tu apa sih?

    • anto mengatakan:

      untuk mengerti anda harus merasakan dulu shalat husu atau shalat tajalli, karena sesungguhnya semua level gulung menjadi satu, penjabaran level hanya semata mata utk memudahkan penjelasan, tidaka bs di mengerti oleh akal pikiran, tapi dirasakan dan dilihat oleh mata hati…

  9. Hardiawan berkata mengatakan:

    Subhanallah kebesaran ya allah,,!

  10. Muktar M Ali mengatakan:

    Semuga Allah memberi kebaikan kepada aku dan kamu semua

  11. Hendriadi mengatakan:

    Alhamdulillah atas nikmat terbukanya hijab

  12. Eduardo Basillas mengatakan:

    bertajali dng Allah SWT , bisa dilakukan oleh siapa saja yang berkehendak…dan pasti Allah akan mengabulkan bagi yang bersungguh-sungguh.
    Pahami QS.29 ayat 5 dan QS.84 ayat 6
    Untuk proses yang cepat 3 hari pasti bisa bertajali dengan Dzat Nya..bisa datang ke Jl.Suryo JakSel.
    Untuk proses yang agak lama ( 3 bulan ) tapi Gratis silahkan datang ke Jl. Kota Baru Cideng , belakang Roxi Mas , Jakarta Barat. ( Vegetarian selama 2 bulan )
    Di Al Qur’an pun ada tatacara untuk ber tajali dengan Dzat Allah SWT.
    Bisa hub kami 087895170767

    • norhani mengatakan:

      Salam… saya dari Malaysia, dan tidak bisa ke sana. Bagaimanakah caranya saya boleh bertajalli dengan DzatNYA? Bolehkah diajarkan saya di sini? Terima kasih.

      • dede wahyu ginanjar mengatakan:

        tidk sembarangan membuka isi kandungan ‘tajali”hanya orang orang tertentu yang bisa melakukan nya

    • norhani mengatakan:

      Eduardo Basillas… anda di mana? bolehkah tolong menjawap pertanyaan yang telah saya ajukan?

      • Mohd Amir bin Ishak mengatakan:

        Saudara ini cerita apa….
        mahu tajali pun kena vegetarian segala……
        ajaran dari mana…..
        ajaran dari agama islam atau pun dari mana….
        setahu saya dalam islam tidak ada ajaran vegetarian…..
        setahu saya hanya orang yang suluk sahaja……
        tajali itu tidak perlukan masa….waktu….
        latihanya sahaja yang lama itu pun terpulang sejauh mana seseorang itu bisa ti tuntun….

      • anto mengatakan:

        sepertinya di koment eduardo beliau meninggalkan nomer yg bs anda hubungi, menurut sy anda harus datang lsg utk mempelajari cara ber tajalli..

    • ejajufri mengatakan:

      Tajalli instan? :D

    • abdul kosasih mengatakan:

      assalamualaikum… saya adalah orang yg awam sekali bolekah saya untuk mengambil atau bertajali….?

  13. gadis mengatakan:

    Asalamu’alaikum wr wb,
    Saya kagum dengan penjelasan yang telah di berikan , tpi apakah ada lagi penjelasan yang lebih berinci lagi tanks

  14. hinakelana414 mengatakan:

    Assalamualaikum wr. wb

    Alhamdulillah…..Thanks berat atas penjelasannya

  15. indra permana mengatakan:

    apakah tajali itu ada gerakan2/jurus2 nya…krn tidak ada penjelasan mengenai
    tahapan tajali,selama ini yg kita tahu hanyalah tulisan saja,gmn dgn prakteknya?
    seperti apa itu??

    • dede wahyu ginanjar mengatakan:

      kita kembalikan lagi ke al-quran
      lahaula walakuata illa(tak ada daya upaya bagi manusia)
      maka orang yang masuk ke dalam ilmu yang paling dalam/tajali
      merasa bodoh kita di hadapan nya

  16. indra permana mengatakan:

    sy sudah banyak membaca buku tentang tajali,semuanya hanya menjelaskan hal
    yg sama yaitu manifestasi cahaya Allah,tetapi tidak ada yg menjelaskan spt apa
    perilakunya baik dari sifat maupun bentuk bertajali,mohon diingat bhw tidak
    sembarangan orang dapat bertajali dgn baik….Assholatu DAIMUL Haq hiya laesa
    luhum Amaluhum…Allahu Akbar….

  17. indra permana mengatakan:

    Tajali tidak dapat diperjual belikan dan Tajali tidak dapat di rupiahkan,bertajali
    tidak mengenal waktu,gerakan tajali sangatlah rahasia. Tujuan bertajali adl
    mengenal diri utk mengenal Rabb nya (Man Arafa nafsahu faqad arofa Rabbahu).
    Ada metoda khusus utk mendapatkan gerakan TAJALI

  18. wawan mengatakan:

    Betul bertajali yg berhubungan dengan surat kamar2, yg dilakukan secara rahasia
    Karena itu antara diri(roh) dgn yg Maha punya Roh,mungkin teman2
    Ada cara yg lebih cepat u dapat menyatu?syukron

  19. andi lilo mengatakan:

    semua proses tersebut, hanya dapat diketahui melalui “ilmu mengenal diri” dan harus diajarkan oleh seorang guru yang mursyid.

    • Mohd Amir bin Ishak mengatakan:

      Guru mursyid…….
      muskil saya dengan keterangna saudara berkenaan guru mursyid ….
      apa maksud saudara….dan tidak keberatan sekiranya boleh saya tahu siapa itu guru mursyid dan dimana dia berada….

      - sefaham saya guru mursyid itu ada dalam diri kita….dan ada diluar diri kita…
      ia kekal, hidup, dan sbg….mengatasi segala sifat yang baharu…

      • anto mengatakan:

        Saudara anda benar,, guru mursyid ada dlam diri kita, oleh karenanya mintalah kepada guru mursyid utk membimbing keinginan teman2 bertajalli..

  20. Mohd Amir bin Ishak mengatakan:

    Asasalamualaikum………saya dari M’sia….komentar saudara sangat bagus pengupasanya walaupun ringkas tetapi sangat terang dan mudah untuk difahami…kecuali pada mereka yang yand tidak punya asas pelajaran tentang pengajaran sifat 20….

    - Pemahaman dari segi nafi dan isbat itu penting…
    - Kemahiran dalam menifestasi pancainderra itu juga sangat penting…
    - seperti “Pemegangan tangan mu itu ..Aku yang memegang wahai Muhamad…
    - “Langkah kakimu itu Aku juga yang melangkah…

    - Waktu bila kita boleh mengisbatkan tingkah laku Nya dan menafikan tingkah laku sendiri….
    - Sangat mudah kita bertajali sekiranya kita dapat memahami denga tepat akan bisikan yang datang kepada kita daripada mana sumbernya….
    - Ini hanya sebahagian salah satu caranya sahaja….
    - Tidak dapat seseorang bertajali tanpa kenal akan dirinya…dengan Allah s.w.t
    - Tidak akan faham apa maksud yang tersirat dalam tulisan diatas sekiranya ia tidak mengetahui rahasia Allah….

    mungkin cukup untuk sekadar waktu ini …Inshaallah…

  21. erwin mengatakan:

    Assalamualaikum ,wr,wb

    maaf …. salam sejahtra buat semuanya …
    apakah saya bisa ikutan belajar ???
    bagai mana caranya ?
    apa saja syaratnya ?
    mohon bantuannya ??

    erwin_korea@yahoo.com

  22. abu sirin mengatakan:

    Sebenarnya saya sedang mencari tuhan.setelah membaca rencana yang ada dapat menambah pengetahuan saya kepada Allah

  23. ABJADIAN mengatakan:

    nak cepat masuk ABJAD la ..baru mantap,yang!!

  24. ANDY SAPUTRA mengatakan:

    ITU BENAR TAJALI ADALAH ILMU PENGENAL DIRI.BGMANA SAUDARA MENGENAL ALLAH SWT SEDANGKAN ANDA TDK MENGENAL DIRINYA SENDIRI.TLONG DIFAHAMI SECARA LUAS,KARNA UNTK MENGENAL ALLAH SWT TDK BISA DENGAN PIKIRAN,PEMAHAMAN DAN PERASAAN.TAPI DENGAN HATI YANG TULUS,IKLAS,SABAR DAN TAWAKAL.SERTA PENGENALAN RUH DAN MENGENALAN ALAM……………………………………………………

  25. rio riansyah mengatakan:

    Tajali merupakan teropong bagi kita menghadap Allah SWT melalui sholat Tajali yang dikerjakan secara khusus dan tidak boleh diberitahukan kepada umum kecuali yang haq yang telah mendapatkannya melalui proses yaitu dengan mencari ilmunya, untuk mendapatkannya ada syarat-syarat yang harus dilalui, karena dengan Tajali akan diperlihatkan cahaya Allah dan akan diberikan kepada siapa saja yang Allah kehendaki.

  26. Cahyo mengatakan:

    Assalamualaikum wr. wb

    Alhamdulillah…..

    Tajali Perlu Adanya Guru Yang Kamil Mukamil, Beliau akan menghantarkan Kepada Alloha SWT. Juga Tajali Fadhol dari Alloh Sendiri, siapa yang dikehendaki, ini adalah masalah zdauq.

  27. jdd ibn ali mengatakan:

    ini tdk benar dn tdk dbenarkan..konsep meniru dn mengutip anda tentang martabat 7 melenceng dr rujukan dasar2 ilmu tashawwuf..*harap yg membaca jgn mgambilnya sbg pndangan ilmu*anda sgt tdk mengerti dg yg anda tulis dr sgla sisi dn sudut pandangnya dlm agma Allah yg haq.pljari ap itu martabat 7 dr rjukan yg benar dn guru yg mursyid..dn jgn berangapan anda seorg guru/ustadz dlm kontek yg slh ini.ktb al-fushush dan al futuhat dtulis ibn araby dlm keadaan hal nya atau fana hingga tulisanya merupakn bgian dr syathahat dr pglman mistiknya..mrk yg faham adlm mrk kaum khawash/sufi dr msud makna dn tjuanya ibn arb dlm ktbnya..dn ingat anda bukan smaskali dr golongan mereka..dr mna anda mdpat atau tau ttg ktb itu?dr mna anda mdpt sanadnya yg shahih smp kpd pgrangnya? olh guru anda siapa?bcrmin pd diri sblm myruh org lain bcrmin kpd kta..

  28. Memang nikmat skali...bertajali.mmg grakan tajali hrs dirahasiakan,mau tajali..?kenali dl dr sendiri.tajali bs dlkukan kpn aja mau,pokoke enak tdk terpikirkan. mengatakan:

    Pokoke asik

  29. arafah mengatakan:

    Teguhkan akhlak baik2 dalam diri adalah merupakan syarat2nya…..

  30. Edo kondologit mengatakan:

    Org banyak dosa dan koruptor tidak bisa tajally

  31. Rifaldy Ardian Ramadhani mengatakan:

    Saya mohon doanya Ustadz,mudah-mudahan saya termasuk orang yang dipilih ALLAH untuk dapat bertajali kepadaNYA…..Amien

  32. kukuh santoso mengatakan:

    Ass….Wr….Wb….

    Tajali Allah ibaratnya SIM (surat ijin mengemudi) jadi sepandai apapun kita bisa menyetir motor/mobil tapi kalau tidak punya SIM tetap tidak boleh lewat (ditilang). Sebaliknya asalkan kita sudah memiliki SIM (apapun caranya), biarpun kita baru belajar nyetir, kita tidak akan ditilang.

    Bukankah syarat utk org islam beriman hanya bersyahadat (bersaksi)????
    Tapi syhadat yang bagaimana????
    Kalau hanya membaca syahadat, semua org juga bisa.

    “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nur Muhammad (bukan Muhammad yg lahir di mekah) adalah utusan Allah”

    Jadi kalau sudah menyaksikan/bertemu/tajali/bashor dengan Nur Muhammad dan Nur Allah, syahadat-nya pasti benar.

    Kalau belum menyaksikan/bertemu/tajali, ya syahadat-nya pasti palsu……
    Itu yang dimaksud menduakan Tuhan (syirik) dosa tdk berampun….

    Cam-kan itu……

    • heriansyah mengatakan:

      llho,kan nur muhammad itukan nurx nabi kita ,dalam hadistx Aku adalah bapak segala Ruh dan Adam bapak segala Batang tubuh,

    • daimatan mengatakan:

      wahai saudaraku yg seagama dlm ISLAM .INGAT apa yg anda kaji itu dan yg anda lakukan itu dlm tajali maupun daim atau tarekat, tasawuf ,sufi atau ma’rifat..atau lain2nya..itu memang tercakup dlm semua kandungan dan isi alquran, tp harus anda ingat ..?itu adalah sholatnya jaman dahulu yaitu yg dibawa oleh para nabi…sebelum nabi MUHAMMAD SAW lahir…ingat ingat ingat kalian ini semua adalah umat nabi muhammad saw,..INGAT HADIST NABI { barang siapa yg mengikuti sunnahku dia akan masuk jannah bersamaku }ingat selain dari itu adalah kegelapan dan kesesatan yg nyata…..sudah tinggalkanlah apa yg kalian lakukan itu semuanya…….sebenarnya kalian ini semua tertipu oleh trik2nya setan dlm tipu daya beragama..{INGAT SETAN ITU MASUK MELALUI JARINGAN OTAK KALIAN AGAR APA YG KALIAN KAJI ITU SEOLAH2 BENAR PADALAH SUDAH MENYUMPANG JAUH DR KEBENARAN } ayo kalian semua kembalilah kpd jalan lurus yg diridhoinya yaitu ajaran yg dibawa oleh nabi kita MUHAMMAD SAW…ingat RAHMAT ALLAH itu turun atas dasar ketakwaan diri kalian semua dlm sholat lima waktu dan ibadah2 lainnya dgn mengikuti sunnah2nya nabi..BERSUJUDLAH DAN MINTA MAAFLAH KALIAN SEMUA KPD ALLAH SWT DAN IKUTILAH SUNNAH NABINYA..MUHAMMAD SAW AGAR KALIAN MENDAPAT APA YG KALIAN CARI ITU YAITU SYAHADATNYA…….SABAR DAN SHALAT dan BANYAKLAH BERDZIKIR HANYA ITU……. TOLONG DINGAT INI ADALAH PERINGATAN DARI YG SEBENAR2NYA

    • Nunu Blade mengatakan:

      nyukcruk leuwi neangan cai.
      kuya paeh katiisan.bangkong ngaheumheum liangna.nyiar seuneu kundang damar.

      • gugussudrajat mengatakan:

        Semua yg dibicarakan subjectnya tdk terpisah, dalam diri (emanasi). Ilmu Tajali juga hakekatnya sdh dimiliki setiap mahluk (bagian dari proses transendensial). Seperti org yg ingin merasakan rasanya kopi luwak, ribet kelamaan prosedural, selalu berteori, padahal kopinya sudah ditangan, tinggal diseduh lalu diminum, maka akan tau rasanya.
        Yg sekarang terjadi adalah, kopi luwak yg dipegang, hanya jadi bahan pembahasan, pekeukeuh2, tendensi, dipersepsikan, ada juga yg cuma di dzikir: ya kopi ya kopi…dst. Rasakan aja langsung… Itulah rasanya. Bukan katanya…
        Masukan sy, silahkan langsung dirasakan, langsung praktek, jgn kebanyakan teori dan persepsi, krn Tajali terjadi tanpa persepsi…
        Yg ada disini sekarang ramai2 mencari yg tdk perlu dicari, seperti gula mencari rasa manis, garam mencari rasa asin, sdh gumulung tunggal, tinggal caranya mau cepat apa standar…?

  33. agus mengatakan:

    dimana saya bisa mendapatkan buku tentang al haq karya ibnu al farabi dan buku martabat tujuh. hub saya : agusjambi@yahoo.co.id atau di 082882085349.. tks atas bantuannya.

  34. agus mengatakan:

    mohon dibantu… buku tentang al haq karya ibnu al farabi dan buku martabat tujuh… hub saya di agusjambi@yahoo.co.id dan 082882085349

  35. eman mengatakan:

    as. adalah benar. bertazali harus memiliki guru yang mursid.
    semoga kita mendapatkan hidayah.untuk sampai kepada ma’ripatnya.amin

  36. hendra mengatakan:

    assalamu’alaikum wr.wb

    saya adalah orang yg baru mngenal filsafat n tasawuf.Saya menemukan keindahan di dalamnya,sehingga saya menelusurinya melalui tharekat Syatriyah(nama sebuah majlis ta’lim di Kerinci).Obsesi tntg mengetahui yg gaib sangat besar dalam diri saya.Saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam utk membaca buku yg berbau tasawuf,tp tidak untk buku yg bersifat umum.Justru itu saya ingin menanyakan; dimana saya bisa memperoleh buku karangan Al Farabi yg berjudul Ats Tsamrotul Mardiyah dan Al Faidh.
    Mohon bantuannya.hub saya di….hendratok60@yahoo.com dan 085764147270.

    trims…..

  37. heru mengatakan:

    setelah mendapat pengertian dan pemahaman tentang martabat 7 selanjutnya harus diarahkan oleh seorang guru yang mursyid baru murid bisa mendalami lautan tersebut dengan bimbingan sang mursid…merasa maka akan tahu

  38. indra permana mengatakan:

    intinya satu…..gerakan tajali tidak boleh di perlihatkan…hati-hati terhadap hal tersebut…kapihatur ka uyut…hatur nuhun kanggo sadayana…illa hadrotina khususon illa ruh ka dampal uyut jaya perkasa sayang hawu kanjeng sunan rohmat….Al- Fatihah

    • daimatan mengatakan:

      wahai saudaraku yg seagama dlm ISLAM .INGAT apa yg anda kaji itu dan yg anda lakukan itu dlm tajali maupun daim atau tarekat, tasawuf ,sufi atau ma’rifat..atau lain2nya..itu memang tercakup dlm semua kandungan dan isi alquran, tp harus anda ingat ..?itu adalah sholatnya jaman dahulu yaitu yg dibawa oleh para nabi…sebelum nabi MUHAMMAD SAW lahir…ingat ingat ingat kalian ini semua adalah umat nabi muhammad saw,..INGAT HADIST NABI { barang siapa yg mengikuti sunnahku dia akan masuk jannah bersamaku }ingat selain dari itu adalah kegelapan dan kesesatan yg nyata…..sudah tinggalkanlah apa yg kalian lakukan itu semuanya…….sebenarnya kalian ini semua tertipu oleh trik2nya setan dlm tipu daya beragama..{INGAT SETAN ITU MASUK MELALUI JARINGAN OTAK KALIAN AGAR APA YG KALIAN KAJI ITU SEOLAH2 BENAR PADALAH SUDAH MENYUMPANG JAUH DR KEBENARAN } ayo kalian semua kembalilah kpd jalan lurus yg diridhoinya yaitu ajaran yg dibawa oleh nabi kita MUHAMMAD SAW…ingat RAHMAT ALLAH itu turun atas dasar ketakwaan diri kalian semua dlm sholat lima waktu dan ibadah2 lainnya dgn mengikuti sunnah2nya nabi..BERSUJUDLAH DAN MINTA MAAFLAH KALIAN SEMUA KPD ALLAH SWT DAN IKUTILAH SUNNAH NABINYA..MUHAMMAD SAW AGAR KALIAN MENDAPAT APA YG KALIAN CARI ITU YAITU SYAHADATNYA…….SABAR DAN SHALAT dan BANYAKLAH BERDZIKIR HANYA ITU……. TOLONG DINGAT INI ADALAH PERINGATAN DARI YG SEBENAR2NYA

    • ripto mengatakan:

      Betul , saya setuju karena Allah mengharamkan membuka rahasiaNYa kepada yang belum/ tidak berhak, atau memenuhi syarat untuk mengetahui rahasiaNYA.

      Karena Allah Maha Suci, maka sucikanlah diri kita terlebih dahulu untuk dapat bertemu denganNYA.
      Adapun caranya carilah ahlinya guru Pituduh/ guru yang sudah sampai ketingkat tersebut.
      Semoga mendapatkan hidayah dan rahmatNYA.

  39. maman mengatakan:

    YANG TIDAK MENCAPAI TAJALI JANGAN BERKOMENTAR….BIASA-BIASA AJA YAH…

  40. liyah nita mengatakan:

    Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad wa Aali Muhammad

  41. mulyana mengatakan:

    inti dari tajali menurut saya adalah jalan menuju pengenalan kita terhadap tuhan dari sudut pandang hakikatullah bukan dari syariatullah dan tajali adalah sembahyangnya para nabi/sbgan sahabat/waliyullah dan sbgan kecil para umat.saya ingin balik bertanya?apakah anda tahu sembahyang para nabi sebelum nabi muhammad SAW apakah anda meyakini bahwa nabi ibrahim adalah bapak tauhid.dan apakah sembahyangnya sama dengan sembahyang nabi muhammad.saya adalah muslim yang mengikuti aturan qur’an dan hadist.(tajjali adalah shalatnya orang-orang sufi) YANG dImana hidupnya hanya mencintai tuhan-NYA dan bukan tajjalinya orang-orang munafiq.tajjali adalah rahasia komunikasi rahasia antara kita dgn TUHAN. semoga anda paham yang kami maksud.tak perlu berdebat tentang kebenaran yang menuai kebencian/dan prasangka buruk terhadap apa yang tidak anda ketahui tentang tajjali. wassalammualaikum semoga TUHAN memberi anda hidayah dan inayahnya bagi hambanya yang ingin mengetahui tentang tajjalinya para NABI kita semua AMIN.

    • ripto mengatakan:

      memang tidak sama persepsi orang buta dan orang yang dapat melihat,
      karena orang buta hanya dapat merasakan dengan meraba sedangkan orang yang melihat akan dapat membedakannya.
      Dalam hal ini yang buta dan dapat melihat adalah mata hatinya, yang belum mendapat hidayah dan yang sudah mendapat hidayah dari ALLAH SWT. Semoga mendapatkannya. Amiin.

    • anis merah mengatakan:

      Betul,sebelum Rosululloh Isra’Mi’raz juga Tajali sudah Beliau kerjakan
      buktinya banyak bertahannut di gua hiro,,Shalatnya nabi-nabi terdahulu,,sedang shalat 5 waktu hanya Oleh-oleh dari Isra’tersebut
      diperuntukan untuk umat yang gemar bersyari’at…hehehe,sedang Shalat yang sesungguhnya Beliau Rahasiakan dikhususkan pada sohabat dan umat-umat yang penasaran…akan kegungan Alloh secara hakiki…Alngkah ni’matnya ber’Tajali jika semua orang tahu..

  42. agus sulaksono mengatakan:

    tidak sulit kok cuma dampaknya alam akan jadi saksi pohon ,tanah ,binatang ,mereka menyerap basyar yang anda saksikan ,orang butapun bisa, kami dah coba membukakan,dan jangan sembarangan praktek ya !!!

  43. kahfi mengatakan:

    hendak nya di kerjakan .. baru tau kebenaran nya..kalau tidak tau cari ilmu dan cara nya…mengenai hal ini benar ada nya..dan ada cara serta ilmu nya..karena syareat yang kita pelajari hanya dasar untuk menuju marifat..kalau mau sampurna, kekal di jannatulloh..itu lah yang harus kita punya..shollat tadjali/shollat da’im..dan melengkapi nya adalah..iman dan amal perbuatan. barrakallah….

  44. sarihunhasan mengatakan:

    Allah senantiasa bersua dengan kita,
    Allah senantiasa berbincang dengan kita,
    Allah senantiasa hadir kepada kita ,

    Janganlah kita membatasi kesempatan ini dengan berbagai macam tingkatan, cukup status dasar kita saja yang menjadi tingkatan, (kita makhluk Allah).

  45. bimacakra mengatakan:

    cari …cari…kalo cari duit semangat siang malam….tapi cari Allah ber dalil macam2…menutupi malas nya…Allah tuh nyata , ada…!!!

  46. Radian yunartha mengatakan:

    coba kita kaji dan kita serapi ayat Allah dalam Al-Baqarah ayat 115 dan pengakuan kita sebagai hamba pada saat dialam arwah, siapa yang mutlak dan harus kita saksikan, bagaimana kita mengaplikasikan pada kehidupan alam pana ini. seyogya kita harus mengetahui kesempurnaan shadat, yang harus diitikadkan di hati insan. nyata tajalli Allah telah ada pada semuanya. dan apa yang tercantu dalam Al-Fatihah yang selau kita baca dalam shollat itu adalah percakapan antara yang tercipta dan yang mencipta pada dasar tiada lain tajalli Nya jua. Karena kita tiada dan diadakan, Insya Allah dapat kita memandang pada pandangan Ahdiyah,Wadiah,Wadah dan padangan pada Syuhud bagi orang – orang mendapat petunjukNya Aaamiiin.
    Wasallam
    Semoga rahmat dan hidaya selalu menyertai insan yang selalu menuntut ilmu untuk menuju Al-Haq Allah Robbul Jalil.

  47. cappo mengatakan:

    hebat jg ya………………….

  48. indra mengatakan:

    Alhamdullillah….puji syukur atas kehadirat Allah SWT yg telah melimpahkan karunia Nya serta rizki Nya kepada kita semua, sehingga kita bisa di pertemukan dalam ajang pencarian. Semoga perbincangan ini dapat menemukan manfaat dari apa yang di cari. dan dari perbincangan ini ternyata survey membuktikan bahwa masih banyak orang2 yang sangat peduli terhadap ibadah dan terutama sangat peduli pada dirinya sendiri utk bekal di alam berikutnya. Semoga Allah SWT melimpahkan segalanya bagi kita semua. Amin Ya Rabb..

  49. muh.asri mengatakan:

    bagai mana cara untuk bisa mengenal tuhan sedangkan dianya tak berbentuk dan tak berwajah……….bisa kan di terangkan…????

    • gandaf mengatakan:

      bagai mana cara untuk bisa mengenal tuhan sedangkan dianya tak berbentuk dan tak berwajah……….bisa kan di terangkan…????

      berbalik pada syahadah.

      “AKU bersaksi tiada tuhan yg di sembah melainkan allah”
      – syahadah tauhid -

      siapa aku yg bersaksi itu?
      aku itulah original diri.
      aku itulah yg tak mati-mati.
      aku itulah nafas yg turun naik
      aku itulah denyupan jantung.
      aku itulah yg empunya segala diri.
      aku itulah diri yg batin.
      aku itulah yg mengontrol alam ini.
      aku itulah raja segala raja.
      aku itulah yg bersaksi bertuhan allah
      untuk menyatakan aku itu adanya adam.sebab itu adam itu khalifah(raja)
      hanya manusia(memegang rahsia) yg mengenal aku.
      maka itu carilah aku.aku ada di rahsia cinta hakikat rasa ketuhanan.
      tuhan nak mentajalikan dirinya melalui kejadianya…
      jangan memandang bekas! pandanglah batinnya..
      mahu mengenal batin, cari lah mursyid yg sudah JADI tuhan.

      ” muhammad itu persuruh allah”
      - syahadah rasul-

      siapa itu muhammad?
      muhammad itulah perkerjaan nyawa,
      muhammad itu lah kebaikan.
      segala kebaikan adalah muhamad.
      muhammad yg menjalan kan kebaikan.
      muhammad lah persuruh allah.
      Muhammad dan allah tidak boleh bercerai,saling puji memuji.

      sebab itu dalam rukun islam adalah syahadah.
      bila syahadah tak betul, sia-sia yg empat itu.
      carilah pencipta. itulah matlamat segala matlamat.

  50. bimacakra mengatakan:

    ilmu tadjali itu bukan seperti menyebar kacang goreng mas….tidak akan bisa semudah itu…kecuali Allah sendiri yang menentukan kepada siapa Dia berkenan…harus ada guru/wali/penuntun yang memang Allah tunjuk di dunia ini, sebagai wakil dari cara bertemu dengan nya…dan ilmu tadjali tidak bisa buat pamer, cari duit, atau apapun yang sifat nya ke riya’an…bila mana seseorang sudah dapat ilmu tadjali pasti tidak sembarang menyebar…karena hukum nya akan berbahaya…lahir batin.

  51. gandaf mengatakan:

    bila mana seseorang sudah dapat ilmu tadjali pasti tidak sembarang menyebar…karena hukum nya akan berbahaya…lahir batin.

    sabda nabi ” jangan kau kalungkan rantai mutiara ke leher babi

    mutiara itulahh raja segala ilmu.
    dan bukan ahlinya.. akan di salah ertikan…
    umpama mengalungkan rantai yg indah kepada org yg tak sepatutnya.
    untuk mencari mutiara itu.. carilah guru yg mursyid.

  52. ARIEF mengatakan:

    Pahami dulu semua ciptaannya yg ada di bumi dan langit beserta isinya.kholaqta dunya ila yaumil qiyamah.lahir dan batin.satukan terus uraikan. Baru kita bisa Tajali’ah. Karena sesungguhnya orang yang sudah ber Tajali,apa yg dia ucapkan apa yg dia langkahkan apa yang dia rasakan apa yang dia pikirkan semua’y mengandung berkah karena dia bakal jadi kehendak-Nya. Syariat tidak di barengi dengan hakekat tidak akan sempurna. Begitupula Hakekat tidak di barengi syariat dalam diri’y akan timbul sifat sombong mengkultuskan diri sendiri dan akhir’y kita akan celaka.

  53. ARIEF mengatakan:

    Pahami dulu semua ciptaannya yg ada di bumi dan langit beserta isinya.kholaqta dunya ila yaumil qiyamah.lahir dan batin.satukan terus uraikan. Baru kita bisa Tajali’ah. Karena sesungguhnya orang yang sudah ber Tajali,apa yg dia ucapkan apa yg dia langkahkan apa yang dia rasakan apa yang dia pikirkan semua’y mengandung berkah karena dia bakal jadi kehendak-Nya. Syariat tidak di barengi dengan hakekat tidak akan sempurna. Begitupula Hakekat tidak di barengi syariat dalam diri’y akan timbul sifat sombong mengkultuskan diri sendiri dan akhir’y kita akan celaka.
    Mudah”an ada manfaat buat semuanya Amiin

  54. MI mengatakan:

    Ass. WRWB,
    Mohon maaf sebelumnya kalo ada tulisan yang tidak berkenan…,
    Untuk dapat mengenal dan merasakan Allah yang ringkas tanpa vegetarian kek or laen-2, cobalah untuk naik ke gedung lantai 10 (ato berapa aja).. dan loncatlah.. disitu anda baru akan merasakan Allah SWT tempat kita bergantung.. kalo setelah dilantai 4 anda baru merasakan perasaan itu, bahwa ternyata sense ketergantungan anda ke Allah baru muncul setelah 60% perjalanan, tidak begitu cepat… hehehe becanda kok
    Ringkasnya,
    disaat kita terjepit dengan cobaan dan ujian yg diberikan Allah terhadap kita baik itu berupa kemudahan maupun kesulitan, hikmahnya adalah Ilmu yang diberikan langsung oleh Allah terhadap kita…, dan disini adalah sense kita yang berperan untuk merasakan dan bersyukur karena telah diingatkan kembali oleh Allah SWT… bahwa yang menggerakkan kita adalah Allah SWT, Sang Maha Penguasa di alam semesta ciptaan-Nya ini… Bagaimana kita bisa menerima langkah kita saat berjalan sudah merupakan ketetapan yg tertulis di Lauh Mahfudz, sehingga kita terlepas dari mengakui bahwa “saya menjadi pimpinan perusahaan ini atas usaha dan kerja keras saya, atau saya lulus ujian ato dari bangku kuliah karena usaha belajar yg keras dari diri saya…” Sesungguhynya kita adalah manusia yang dzalim, karena banyak mengakui ke aku an kita… dan disitulah sirik terjadi dengan mengakui kita lebih kuat… jihad yang paling berat adalah jihad ke diri kita…
    Ya Allah, bimbinglah kami untuk selalu berikhtiar, mengakui, bersyukur, bersabar dan berdoa serta memohon hanya di jalan-Mu dan juga karna Mu Yaa Allah Yaa Rahman Yaa Rahim..
    Wass..

  55. Ridho Amrullah mengatakan:

    Dimana kamu menghadap di situ ada wajah Allah(qs.albaqoroh). Bahasanya ruwet.

    • shamshatul_barizon mengatakan:

      Dimana kamu menghadap di situ ada wajah Allah(qs.albaqoroh). Bahasanya ruwet

      kat mana kita nak meletakkan wajah allah itu???

      hurai

  56. suryaden mengatakan:

    manteb mas.. semoga langgeng

  57. aspiransyah mengatakan:

    assalamualaikum wr. wb

    Di sini saya beritahu dikit tentang Tajali , Guru besar kita atau sesepuh kita adalah Nabi Khaidir, Tujuan Tajali adalah untuk menjalani hidup seperti nabi muhammad contohnya, bernasyarakat, tidak menyendiri, pengenalan diri kita dari mana asal kita sebelumnya, mengenal dan mengkokohkan dasar agama dulu baru kelain apa itu dasar agama syahadat. ( laillahaillallah , dan ashaduallaillahaillallah waashaduannamuhammddarasulullah ) , menyatukan diri atau melebur dengan Maha Roh ( Allah ) dengan berdiam diri ( Tafakur ) seperti yg dilakukan Nabi Muhammad sebelum mendapatkan wahyu, jika terjadi suatu gerakan ikuti saja jangan di lawan tapi gerakan bukan berasal dari Logika tapi benar-benar dari sang hidup . banayk tentang Tajali tapi jika anda mau coba carax : coba anda duduk berdiam diri baackan ayat mutasabiyat dalam hati ; alif , lam, mim, kha , ha, ya,ain , sin , kop, dan diam aja setelah itu rasakan apa ada yg gerak dalam tubuh anda sebaiknya di lakukan tengah malam biar lebih tenang , kalau blm bisa merasakan apa2 coba terus jika allah berkehendak pasti bisa . wassalam

  58. ubud mengatakan:

    1. JANGAN MEMBENCI KEPADA ULAMA YANG SEJAMAN

    2. JANGAN MENYALAHKAN PENGAJARAN ORANG LAIN

    3. JANGAN MEMERIKSA MURID ORANG LAIN

    4. JANGAN MENGUBAH SIKAP WALAU DISAKITI ORANG

    5. HARUS MENYAYANGI ORANG YANG MEMBENCI KEPADA KAMU

  59. daimatan mengatakan:

    ass.maaf sebelumnya nih kpd anda semua yg sdh mengenal Dia {ALLAH SWT }.satu yg harus kita renungkan dlm diri kita semua adalah ingat bilamana anda semua sudah mengenal yg 4perkara jangan lupa kpd syariat..yg dibawa oleh nabi MUHAMMAD SAW DAN WALI WALI ALLLAH. tegakan asma dlm beragama yg benar yaitu islam dlm keseharian jgn lupakan yg 5waktu dlm kesempurnaan hidup.bersujudlah kembali dan berzikirlah kembali dgn kerendahan hati kpdNYA dan berharaplah atas kemurahan dan karuniaNYA.jika kalian semua enggan atau dlm keraguan utk melakukan .itu adalah suatu kegelapan yg tampa kalian sadari.hati2 para SETAN dan pasukannya yg tampa km sadari semua itu,tdk tinggal diam melihat manusia utk menggapai satu tingkat kesempurnaan diri. { laailaahaillallah }

    • arif mulyadi mengatakan:

      tentu saja saya sepakat. karena itu, saya menyarankan kepada para Akbarian agar ketika membaca Fushush al-Hikam-nya Ibn ‘Arabi menyertainya dengan membaca Futuhat al-Makkiyyah sehingga klaim-klaim ketuhanan dapat dinetralisir. Dalam tesis saya, saya buktikan bahwa Ibn ‘Arabi sangat menekankan kepada syariat bagi orang yang ingin “mencapai” Tuhan atau wahdat al-wujud.

  60. habib mengatakan:

    Dalam melakukan ber TAJALI kita di perlihatkan bahwa itulah salah satu atau beberapa produk dari ALLAH untuk menghidupi manusia

  61. ahmad khairullah mengatakan:

    Yg harus kt lakukan cuma Takhalli(pengosongan diri dari sifat2 tercela) n Tahalli(mengisi nya dgn sifat2 terpuji). Adapun Tajalli(Penyingkapan Hijab hati) adlh murni hak Prerogatif Allah yg di anugrahkan-Nya kpd siapapun yg Dia kehendaki baik kpd yg menuntutnya(dgn cr Takhalli n Tajalli di atas) maupun kpd yg tdk mnuntutnya, Hal ini mnunjukkan bahwa Dia Maha Kuasa berbuat sekehendak-Nya. Akan tetapi, oleh karena kt tdk pernah tahu siapa saja yg dikehendaki-Nya maka disitulah kt harus mengusahakannya dgn Takhalli n Tajalli. Slh satu cara yg cepat tuk menyongsong Karunia-Nya berupa Tajalli adalah dgn mmperbanyak Shalawat. Silahkan baca Shalawat 10.000 kali per hari atw kl g bs, 1000 kali sehari. Insya Allah Maqbul. Amin. Ahmad 081 33 44 55 664

  62. hari yanto mengatakan:

    Tolong di info teori ini benar atau salah , bahwa ber tajali sama saja dengan mengumpulkan energi supaya badan kita bercahaya spt surat annur ayat 34 atau 35 tuh , sedangkan cahaya terdiri dari apa…?

    ada teori zat sbb:
    TEORI ZAT.

    ZAT terdiri dari Partikel2.
    PARTIKEL terdiri dari Molekul2.
    MOLEKUL terdiri dari Atom2.
    ATOM adalah satuan terkecil yg tdk dapat dibagi-bagi lagi, sbb di dlm Atom tdk ada Zat, yg ada adalah ENERGI.
    Atom tempat bertemunya ZAT & ENERGI.
    Di dalam Atom ada 3 energi, yg dlm istilah disebut sebagai ANTIGA 1.(Proton) bermuatan energi positif, 2.(Netron) bermuatan nol & 3.(Elektron) bermuatan energi negatif.
    BAHAN TAFAKUR.
    Karena Zat & Energi bertemunya di dalam Atom, maka kita dpt memberikan analogi pada keadaan diri kita, bahwa titik pertemuan antara FISIS (Zat/Jasad) dgn PSIKIS (Energi/Jiwa) JUGA DI DALAM ATOM.
    Maka yg dikatakan KESADARAN SEMESTA, yaitu TERBANGUNNYA ALAM BAWAH SADAR, hingga alam bawah sadar tsb menjadi alam sadar, atau disebut “SADAR SAJERONING SADAR”.
    Itulah yg dikatakan mencapai tingkat kesadaran paripurna,
    Bagaimana KESADARAN TINGKAT ATOM itu dapat dicapai & dirasakan oleh manusia?
    Selamat bertafakur…!

    Tambahan:
    Atom membentuk Inti Atom yg terdiri dari Proton & Netron sdangkan Elektron menjadi kulit Atom yg bergerak revolutif mengintari inti.
    Gabungan Proton (Acining Cai) membentuk “KURING”.
    Gabungan Neutron (Acining Bumi/Taneuh) membentuk “KURUNG”.
    Gabungan Elektron (Acining Seuneu) membentuk “KORIN”
    DI DALAM FILSAFAT TIDAK ADA YG NAMANYA ACINING ANGIN,ini masih samar,karena ga berbentuk materi

    • Sandi Kaladia mengatakan:

      DEMI ALLOH 3X INI SANGAT BENAR.
      Terima kasih Kang Hari Yanto

      JAMAN BARU DATANG UNTUK MEMBUKA TABIR
      SANGKAN PARANING DUMADI
      SANGKAN PARANING DUMADI
      SANGKAN PARANING DUMADI

      Dalam Penggalian MANDALAJATI NISKALA
      Memasuki Ruang Insun,Telah Melahirkan
      Konsepsi SANGKAN PARANING DUMADI
      Yang Fitrah, Original & Sangat Anyar.
      KONSEPSI TERSEBUT BETUL BETUL BEGITU
      SEDERHANA, NAMUN SANGAT MENYERUAK
      DI KEDALAMAN YANG TANPA BATAS, sbb:

      1♥Barang siapa yang memahami NAFAS~nya,
      akan memahami rahasia HU~DA~RA~nya.
      (HU~DA~RA adalah Whitehole berupa potensi
      JAWAHAR AWAL, yang menjadi sistem
      TRI TANGTU DI BUWANA, dan jadilah ketentuan
      Tuhan SEGALA MACAM KEJADIAN
      SECARA SISTEMIK TERMASUK MANUSIA)

      2♥Barang siapa yang memahami HU~DA~RA~nya,
      akan memahami potensi HI~DI~RI~nya.
      (Potensi HI~DI~RI meliputi:
      HI adalah alam Subconcious
      DI adalam alam Concious
      RI adalah alam HIperconcious)

      3♥Barang siapa yang memahami HI~DI~RI~nya,
      akan memahami satuan terkecil DI~RI~nya.
      (Tribaka, Panca Azasi Wujud &
      Panca Maha Buta)

      4♥Barang siapa yang memahami DIRI~nya,
      akan memahami HI~DIR~nya.
      (Kesadaran Semesta = Kesadaran Manunggal)

      5♥Barang siapa yang memahami HI~DIR~nya,
      akan memahami satuan terkecil ATMA~nya.
      (Kehidupan JAWAHAR AKHIR yang mengendap
      pada Tribaka)

      6♥Barang siapa yang memahami ATMA~nya,
      akan memahami TAMAT~nya.
      (Reaktor Nuklir dari akumulasi satu
      Oktiliun Tribaka pada tubuh manusia,
      yang segera memasuki Blackhole
      untuk keluar dari Jagat Raya
      dan meledak menjadi Bigbang,
      di ruang hampa, gelap gulita,
      bertekanan minus)

      7♥Barang siapa yang memahami TAMAT~nya,
      akan memahami WIWIT~nya.
      (Ledakan Bigbang membentuk Whitehole
      yaitu berupa potensi Jawahar Awal
      di Jagat Raya Baru)

      Peringatan dari Mandalajati Niskala:
      “JIKA ANDA SULIT UNTUK MEMAHAMI,
      LEBIH BAIK ABAIKAN SAJA. TERIMA KASIH)
      ════════════════════════════
      Syair Sunda:
      JAWAHAR AKHIR NGARAGA~DIA
      ditulis ku Mandalajati NIskala

      Atma na sakujur raga.
      Hanargi museur na tazi.
      Bobot Bentang JAGAT RAYA panimbangan.
      Paeunteung eujeung.

      Ziro sazironing titik Nu Maha Leutik.
      Madet dina JAGAT LEUTIK.
      Gumulung sakuliahing cahya.
      Ngahideung Nu Maha Meles.
      Ngan beuratna Maha Beurat.

      Insun gumulung nu Tilu NGAMANUNGGAL;
      PARA~TRI~NA, NI~TRI~NA jeung
      HOLIK~TRI~NA dina Jawahar Akhir.

      Tandaning Insun lulus nurubus.
      Lolos norobos, Robbah lalakon.
      Kaluar tina Sapanunggalan Gusti Nu Maha Suci.
      Bitu ngajelegur.
      Manggulung-gulung kabutna.
      Huwung nungtung ngahujung.

      Jadi jumadi ngajadi.
      INSUN ROBBAH NGARAGADIA.
      Gelar Ngajawahar Awal.
      Gusti papanggih jeung Gusti.
      Dina babak carita SAWA~RAGA~ANYAR.

      Ahuuung Ahuuung Ahuuung Aheeeng.
      ════════════════════════════
      Artikulasi Sunda:
      PANTO JAWAHAR AWAL
      KA PANTO JAWAHAR AKHIR
      ditulis ku Mandalajati NIskala

      Manusa sategesna bagian ti Gustina.
      Kum eusi samesta KOKOJAYAN
      di jero HAWA~K GUSTI NU MAHA AGUNG
      (Zibghotulloh).

      Sagala rupa kaasup Manusa MANUNGGAL
      DINA JERO HAWA~K GUSTI NU MAHA AGUNG
      (Sapanunggalan).

      Gusti NU MAHA AGUNG mibanda TILU
      ENERGI PRIMER (Tri Tangtu Di Buwana),
      nu gumulung jadi tunggal tampa wates
      disebut;
      JAWAHARA HAWAL WAL HAKHIR (JHWH)

      SANG MAHA AGUNG
      nyaeta “JHWH” dina CAKUPAN ALAM MAKRO,
      mibanda:
      Energi “HU” Acining Cahi,
      Energi “DA” Acining Taneuh,
      Energi “RA” Acining Seuneu.
      Tiluanana Gumulung dina SAJATINING HUDARA,
      salaku PANTO HAWAL Zat Abadi Makro,
      nu disebut JAWAHAR HAWAL WHITEHOLE,
      nyaeta proses DIA NGAJADIKEUN INSUN.

      SANG MAHA LEMBUT
      nyaeta “JHWH” dina CAKUPAN ALAM MIKRO,
      mibanda:
      Energi “HU” Proton,
      Energi “DA” Netron,
      Energi “RA” Elektron.
      Tiluanana Gumulung dina SAJATINING HATOM,
      salaku PANTO HAKHIR Zat Abadi Mikro,
      nu disebut JAWAHAR HAKHIR BLACKHOLE,
      nyaeta proses INSUN JADI DIA.
      ════════════════════════════
      Filsuf Sunda MANDALAJATI NISKALA, sbg:
      Zaro Bandung Zaro Agung
      Majelis Agung Parahyangan Anyar.

      Klik di google Mandalajati Niskala
      BACALAH SELURUH SULUR BUAH PIKIRANNYA.

      Pengirim Komentar:
      @Sandi Kaladia

  63. Nunu Blade mengatakan:

    nyukcruk leuwi neangan cai.
    kuya peh katiisan.
    bangkong ngaheumheum liangna.
    nyiar seuneu kundang damar.

  64. rohendi mengatakan:

    mudah mudahan para insan dapat memahaminya dan kalau sudah paham bisa melalui proses menjadi

  65. elin elfiani mengatakan:

    Ngaji tong kaluar ti diri…

  66. Lulus Chairul W mengatakan:

    Ass. Wr Wbr
    Mohon beribu maaf Kyai, menurut hemat saya martabat tujuh jangan di-wedar pada majlis seperti ini, sebab akan berisiko bid’ah dan Khurafat kepada orang yang bukan ahlul Ilmunya. Konsepsi Pohon Kehidupan Ibn Arabi itu pada martabat Tajalli Suhudi adalah deferenial/ emanasi yang merabah Eksistensi Allah melalui Transendensi (Dhohir) akan Dzat-NYA. Tahayyur (kebingungan pada kecerdasar tinggi) pada akal tentang ke ILLAHIYYATAN yang dialami para ulama kalam (Falashifah/ filsafat) yang berselisih paham (Furu’iyyah) dengan para Ulama Tasawwuf di Persia dan Hijaz di abad-abad yang lalu menjadi pelajaran bagi kita dalam rangkah mereguk Hidayah Allah Swt. Oleh karenanya marilah kita berlindung kepada Robbul Izzati agar dahaga safar Makrifat kita terhindar dari Nifaq dan Khilafiyyah, sekiranya demikian yang dirasakan Al Ghazali saat terpisahnya dinding Akal dan Qolbunya, yaitu Kalam di Akalnya dan Tassawwuf di Qolbunya. Sungguh Allah lebih dekat dari urat lehermu. Amin.

    • roslan mengatakan:

      betul… takut kalau budak2 diberi intan permata disangka tahi kambing, lalu dihumbankan kemana-mana..tak tahu mana nilainya…wallahualam.

  67. Zainiadam mengatakan:

    Cara mana nak dipastikan diri tajali.?

  68. Farid mengatakan:

    Klw menurut saya, sbg orang yg msh awam dlm hal ini, MAN AROFA NAFSAHU FAQOD AROFA ROBBAHU,
    klw seseorang sdh mengenal dirinya maka, gag akn maw komen d web sprti nie, jgankan browsing internet, kumpul dgn manusia aja males, krn baginya buat apa mengenal mahluk klw sudah mengenal yg menciptakannya, kurang lebihnya MAAF yg sebesar2nya.

  69. ayi mengatakan:

    ndk pde s0q2 laloq

  70. siti jenar mengatakan:

    sblmx mf saudraq..
    tp alngkh baikx jk qt mntapkn ilmu dsarx dlu, biar g puyeng …thanks

  71. shalehuddin mengatakan:

    DAIMKAN hatimu dalam shalat lima waktu, disitu akan anda jum pai Rabmu

  72. haura zain mengatakan:

    Asalamu’alaikum……salam sejahtera bagi semua pencari cahaya kebenaran,,,

    tertunduk dalam diam,,
    saat tak mampu ungkap kebesaran-Nya
    yang Esa
    himmah telah sampai pada pendahulu
    seperti mereka yg mampu berjalan beriringan
    dengan Ruh yang suci
    tak ingin tertinggal tetapi jiwa masih ributkan dunia
    di hening alam pikir,terkunci bibir tak mampu ungkap segala-Nya
    adalah benar jiwa ini bodoh
    adalah benar hasutan yang palsu begitu kuat mencengkram
    dan cahaya pembuka sebagai kunci utama
    telah di posisikan jiwa sebagai perlombaan
    sia sia tanpa makna dan tersesat saat mengetahui
    tetapi tidak menjalankan dengan hati dina dan tunduk hina
    hanya saat jiwa mengambil mutmainah
    maka Ruh tak akan meninggalkan..
    aku adalah kebodohan,hina dan kehampaan
    tanpa Ruh-Nya tanpa cahayanya
    tiada yang mudah…tak ada yg mudah
    saat hanya ingin berdua menuju-Nya
    bayangan palsu terus meninggali dengan sifat dunia
    tetapi………….saat mengetahui
    meski belum mampu
    ada syukur atas pengetahuan
    dan himmah telah sampai
    dengan tertatih …
    mengejar ketertinggalan.

  73. Sesep mengatakan:

    “semoga Alloh menambah keridloannya kpd antum,dan tetap lah ikhlas dalam bertajalli kpd Nya”
    amiin

  74. adi mengatakan:

    syariat, tarekat, hakikat, makrifat. sempurnanya islam jika 4 itu di gabung menjadi satu.. tajali adalah tingkatan makrifat. hanya bisa di buka dengan rahman dan rahim. pengkajian penting di lakukan, tapi disertai dengan pengamalan, hingga apa yang dikaji dan dilakukan bisa dirasakan dengan hati. bukan dengan pikiran yang menimbulkan sifat ego dll. hilangkan sifat hewan, sifat ego… hanya hubungan antara manusia dengan Allah. ya huu. dan rasakan, hingga bisa masuk kealam cahaya Allah.

  75. Salman mengatakan:

    Allahumma shali ‘ala Muhammad wa aali Muhammad..

  76. haikal mengatakan:

    BISA BERBAHAYA / KAFIR APABILA SALAH MEMAHAMI TENTANG TAJALLI BIASANYA ORANG YG GAK BER ILMU / AWAM BISA MENGAKU TUHAN CONTOH ALLOH MEROKOK ATAU YG LAINNYA KADANG HAL YG BURUK DISANDARKAN KPD ALLOH, MAHA SUCI ALLOH DARI HAL TERSEBUT PADAHAL TAJALLI ITU SENDIRI PEMAHAMANNYA ADALAH PERASAAN PANDANGAN YG SUCI BAHWA DIA BERSAMA ALLOH SWT HATI2 SALAH PEMAHAMAN BAHKAN BANYAK MENINGGALKAN SYARIAT ( TAJALLI DENGAN BERSEMAYAM ITU BEDA ) KARENA SEMUA YG ADA DIALAM INI ADALAH CIPTAANNYA EMANG BENAR BAIK DAN BURUK DATANGNYA DARI ALLOH TP ALLOH MELARANG YG BURUK (hanya info takut salah memahami)

  77. Ricky mengatakan:

    Assallamu’alaikum

  78. Ricky mengatakan:

    Sahabatku Tajjali itu bukan untuk di fahami melainkan untuk di kerjakan

  79. sirrodjudin mengatakan:

    salamu’alaikum,,,wr wb,

    Jika ada yg berkehendak utk menuju jalan dan Allah mengijinkan

    silahkan para ihwan dan akhwat kirim email ke sirrodjudin@ymail.com

    Insya Allah bila ada ijin Allah saya bisa bantu

  80. Hendri Hidayat mengatakan:

    Asslmkm…
    Haturan kasadaya ikhwan ti Haqmaliyah…
    Bagea dulur…
    Sok geura lakonan tajalli teh, ulah ngan ukur dina tungtung letah wungkul…
    kajeung anu teu acan di tawajuhkeun, komo awam pisan mah, ulah sok rea carita komo basa nu di reka2…
    Da cilaka lain nimpa kasasaha, iwal ti ka diri nyalira anu cangcaya…
    sok geura dialajar… Antal mautu qoblal maut…
    hayu…ulah hayooh…
    urang jugjug jadi muslim anu beriman oge anu jadi Insan kamil mukamil…
    Bade iraha deui, urang apal diri urang jeung anu nyiptakeun urang…
    Hampura kasadayana, sanes bade mamatahan hibeur ka heulang…
    Da elmu jalma mah qolilan…
    Hayu urang kaji babarengan,….
    Urang wangun babarengan…
    Urang bagja babarengan..
    Sabab loba keneh PR urang sarerea teh…
    wslm….

  81. Fitri Rubianti mengatakan:

    salam kenal ka ikhwan & akhwat tarekat haqmaliyah..

  82. dian mengatakan:

    kutipan
    ‘”alloh menciptakan alam semesta untuk mjd cerminan dirinya….agar iya tau bagaimana dirinya ….masa alloh…….bkn kah alloh itu MAHA SEGALA GALANYA?????????????? MAHA MENGETAHUI???????????? JD TIDAK PANTASLAH JIKA BERANGGAPAN SEPERTI ALLOH TIDAK TAHU DIRINYA SENDIRI,,SAMPAI MEMBUTUHKN ALAM SEMESTA UNTUK CERMINAN DIRINYA….ASTAGFIRRULLOH,,,

  83. robby herman mengatakan:

    Amiin ya robbal allamin, semoga tambah bijak dan bijaksana

  84. wawan ridwan mengatakan:

    subhanallah…

  85. wawan ridwan mengatakan:

    sukron…

  86. falsip mengatakan:

    aslamialaiku,? Salam kenal sy ingin blajar tarkat haqmaliyah..ad yg bisa memberi tau sy?

    • anto_rakata@yahoo.com mengatakan:

      Assalamualaikum.., saudara yg ingin belajar tarekat haqmaliyah, saudara berdomisili dmana? Cb hub nomer ini utk informasinya , 081322105158
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

    • A'bdul Rachman mengatakan:

      ada tareqat haqmaliyah bisa menghubungi no 085318778372 usep abdul rachman. nanti berhubungan dengan guru mursyid…..

    • rahmadan mengatakan:

      as..w….wt mengenal allah dgn ilmu jgn asal ngomong tar dosa (sirik )mennyengutukan allah dengan yg lain.carilah guru yg mursit yg mengajar kan tiga ilmu,guru mursit itu jumlah nya di muka bumi ini 47 orang dalam satu abat jumlah nya tetap47 orang sampai kiamat dialah yg mengajarkan tiga ilmu (ilmu FIQIH ilmu TAUHID ilmu TASAUF) ciri-ciri nya mengajar tidak meminta upah atau gaji atau honor dia tidak akan mengatakan diri nya wali allah pada siapapun ora nya biasa biasa saja gak ria dia mengajar mulai tingkat anak sampai orang tua,dia bisa membuka aibnafsu kita kesalahan kita itulah guru yg sebenar nya,tingkat ilmu yg di uraikan ilmu SYARIAT ilmu TORIKAT ilmu MARIFAT ilmu HAQIQAT,cari guru AHLI TASAWUF bukan AHLI JIDAL. yg hanya berbanta batahan sesama mahluk.allah itu nama bagi zat yg wajibalwujut dia bukan mahluk seperti khayalan kita bukan jirim atau jisim dan bukan arat yg dapat di hat kan…….ingin lebih jelas hubungi ke no(085265406773)alaikum salam.

  87. aston eman mengatakan:

    Jika wadah tajali adlh insan kamil.apkah dlm tajali kita hrs menghadirkan wadah tersebut,bgmn caranya?

  88. Puguh mengatakan:

    Sesungguhnya untuk mengenal Allah SWT itu sederhana saja. Asal kamu tahu posisi dirimu terhadap Allat SWT.
    Coba ibaratkan kamu….atau diri kamu adalah tuhan…..kemudian kamu menggagas dalam benak kamu mencipta makhluk yang berhidung tiga…..NAH itulah makhluk ciptaan kamu….sihidung tiga. Jadi si hidung tiga itu cuna hidup dalam GAGAS kamu saja…IMAGINASI kamu saja……..tak lebih….dan sangat bergantung terhadap kehendak kamu untuk menggagas apalagi tentang kelanjutan keberadaannya.
    Bertumpu dari cara nalar seperti itu…..maka sesungguhnya posisi kita….posisi seluruh alam semesta ini terhadap Allah SWT….hanyalah berada di dalam GAGAS ALLAH SWT semata………tak lebih.
    Kalau beliau sudah berhenti menggagas tentang kita maka habislah segala riwayat kita………..
    Jadi keberadaan kita hanya dalam GAGAS ALLAH SWT……, kita bisa menyatu dengan Allah SWT (mungkin sebagian orang mengatakan manunggaling kawulo lan gusti) hanya terbatas dalam GAGAS saja ……. itupun masih dibatasi lagi… kalau GAGAS KITA bisa mendapatkan RIDHONYA.
    Maka dengan begitu kita bisa pahami bahwa sesungguhnya kita ini sama sekali tidak wajib wujud…..dan yang wajib wujud hanyalah Allah SWT semata.
    Karena keberadaan kita hanyalah GAGAS BELIAU……IMAGINASI BELIAU……..

    • gugussudrajat mengatakan:

      Ini penjelasan paling logis dan mendekati diantara semua penjelasan, meskipun sebenarnya tentang Al Haq, Tajali, Muhammad, adalah tanpa persepsi.
      Saat semua dipersepsikan, semua object dibawa ke alam pikiran yg terbatas, terciptalah batasan2 persepsi. Padalah objectnya (kalo boleh disebut object) tanpa object, tanpa persepsi dan tdk terbatas.
      Memang utk bisa bertajali, gumulung tunggal, menyatu, bertemu, harus menggunakan ilmu dan tuntunan, tapi selama semua itu masih “katanya” akan berlangsung terus perdebatan2, objection, sanggahan, memaksakan pendapat, dll.
      Bila kita sudah merasakan, timbul kesadaran tinggi akan GAGAS ALLAH, memahami emanasi dan transendensi langsung, ternyata semuanya tanpa persepsi dan teori… Hanya rasa sejati dalam GAGAS sang KHALIK, namun bila ini dipersepsikan juga, didefinisikan dan deskripsikan, percayalah…! akan terjadi seperti Syech Siti Jenar dan Al Hallaq…

      Salamunkaolammirrobirohiim…

  89. rahmadan mengatakan:

    guru mursyid itu jumlah di muka bumi ini 47 orang yg nengajar ilmu yg di ajarkan ilmu FIQIH ilmu TAUHID ilmuTASAWUF ciri-ciri nya mengajar tidak meminta upah atau gaji dia tau aibnafsu diri murit nya dikatakan guru ahli tasawuf.(wali allah)

  90. Arsad Rahim Ali mengatakan:

    Perlu. Diketahui d kesultanan buton undang-undang dasarnya adalah undang-undang dasar martabat tujuh, sebagai pedoman dalam kehidupan bernegara, bebangsa, penyelenggaraan pemerintahan dan bermasyarakat….jadi tulisan diatas dikesultanan buton lebih detail penerapannya….

  91. silin mengatakan:

    Kenali dirimu pasti kenal akan tuhanmu

  92. Wong Agung mengatakan:

    Benarkah Kanjeng Nabi Saw tidak mengajarkan tasawuf,..?!

    Kepada siapakah Kanjeng Nabi Muhammad Saw untuk pertama kalinya mengajarkan tasawuf,..?!

    Benarkah tasawuf selamatan kematian 7hari, 49 hari, 100 hari, 1000 hari (tahlil) itu berasal dari ajaran Buddha,..?!

    • ana mengatakan:

      Ya Nabi s.a.w tidak pernah mengajarkan sesuatu yang khusus diberi nama Ilmu Tasawuf. Baginda s.a.w juga tidak pernah mengajarkan Ilmu Fiqh, Ilmu Usuluddin dan sebagainya.

      Semua itu hanyalah istilah nama bagi suatu ilmu khusus yang membicarakan topik-topik tertentu yang dikupas daripada pemahaman para ulama terhadap isi kandungan Al Quran dan Hadis.

      Maka apakah Ilmu Tasawuf? Ia ialah ilmu yang membicarakan soal hati untuk memelihara perlakuan hati kita. Betapa banyaknya terdapat didalam Al Quran dan Hadis yang membicarakan soal perlakuan hati. Maka tidak syak lagi bahawa ilmu tasawuf ini berasalkan dari ajaran nabi s.a.w. cuma ketika itu tiada ia di tafsirkan dan di huraikan secara detail sepertimana yang ada sekarang. Begitu juga ilmu Fiqh, ilmu Usuluddin dan sebagainya. Allahua’lam

  93. ukhty siti aisyah mengatakan:

    Memaknai agama harus dgn ilmu demikian juga pengamalanya .
    keyakinan akan tumbuh jika ilmunya sudah didapat dan dibuktikan kbenaranya dgn tetap mensujudkn hati qt pada Allah dgn ikhlas .

  94. Riki tea mengatakan:

    Manunggaling kaula lan gusti allah

  95. ukhty siti aisyah mengatakan:

    Nur Muhammad berpindah dri stu gnerasi k genrasi berikutnya dlm berbagai bentk para nabi dri adam s/d Muhammad kmudian pd pra wali hingga wali penutp .tlong
    maksudnya dijelaskan dan apakah stelah Nur itu sampai pd wali terakhir kmana lagi berikutnya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s