The One Alone (11)

DENGAN kata-kata Ilahi ini Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wa âlihi wassalam] mengisyaratkan bahwa barangsiapa yang mati sebelum mati [akan] menyadari seluruh keberadaan-Nya sebagai keberadaan Allah dan tidak melihat perbedaan antara dirinya dan Allah, antara sifat-sifatnya dan sifat-sifat Allah. Ia juga tidak melihat kemestian atau kemungkinan perubahan apapun dalam kedudukannya. Karena jika keberadaannya bukan Allah, bahkan dia tidak bisa mengenal dirinya sendiri.

Jadi ketika engkau mengenal diri sendiri, diri dan keegoisanmu akan pergi, dan engkau akan tahu bahwa tidak ada sesuatu pun dalam eksistensi selain Allah.

Syarat untuk pengetahuan-diri adalah mengetahui bahwa apabila engkau memiliki suatu wujud untuk dirimu sendiri, independen dari wujud lain, niscaya engkau tidak akan perlu untuk melenyapkan dirimu sendiri di dalam Allah atau untuk mengenal dirimu sendiri. Engkau adalah, dirimu sendiri, a god – maujud, dan tanpa eksistensi lain selain engkau – sementara itu adalah Allah Yang Mahatinggi yang bebas dari eksistensi tuhan lain selain Dirinya.

Dan ketika engkau baru mengenal dan mengetahui dirimu, niscaya engkau yakin bahwa engkau tidaklah eksis atau benar-benar eksis, entah sekarang, sebelumnya, ataupun di masa depan. Maka pengertian lâ ilâha illallah—tiada tuhan selain Allah, “tiada wujud selain wujud-Nya, atau tidak ada sesuatu selain Dia, dan Dia adalah the Only One—akan menjadi jelas bagimu.

Sumber: “The One Alone”, dalam Ibn ‘Arabi, What the Seeker Needs, hal.37-38.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s