Lewat Jendela Mana Kita Memandang?

Sepasang orang muda yang baru menikah menempati sebuah rumah di sebuah kompleks perumahan.

Suatu pagi sewaktu sarapan, sang istri melalui jendela kaca mereka melihat tetangganya sedang menjemur kain.

“Cuciannya kelihatan kurang bersih ya”, kata sang istri. “Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar. Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus.”

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apa pun.

Sejak hari itu, setiap wanita tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaian-pakaiannya

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih. Dia berseru kepada suaminya, “Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar? Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya?”

Sang suami berkata, “Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita.”

Dan begitulah kehidupan.

Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung pada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya.

Good morning. Happy blessing thursday!

One thought on “Lewat Jendela Mana Kita Memandang?

  1. Adee mengatakan:

    Kisahinya bagus sekali ka, suami yang bijaksana ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s