PEWARIS MUHAMMADIYYAH (1)1

Para pengikut Ibn ‘Arabi sering menyebutnya sebagai “Penutup Kesucian Muhammadiyyah”, atau sedikit lebih harfiah, “Penutup Kewalian Muhammadiyyah”. Kelihatannya agak jelas bahwa ia mengklaim peringkat tersebut, setidaknya dalam beberapa puisinya. Tapi apa persisnya ungkapan tersebut yang telah ditujukan kepadanya dan tradisi yang ia wakili?

Ungkapan ini berasal dari sebuah gelar yang Al-Quran berikan kepada Muhammad, “Penutup para nabi” (shallallahu ‘alaihi wa âlihi). Hal ini biasanya dipahami untuk memaknai dua hal: pertama, bahwa Muhammad (shallallahu ‘alaihi wa âlihi) adalah yang terakhir dari 124.000 nabi yang diutus oleh Allah kepada umat manusia; Muhammad (shallallahu ‘alaihi wa âlihi) menghimpun secara keseluruhan dan mensintesis semua pengetahuan yang Allah berikan kepada semua nabi sebelumnya. Baca lebih lanjut