“Saya Netral”

Selepas ikut suatu kajian bedah kitab klasik, Heru Cokro bareng satu mobil dengan rekan sepengajian. Sebut saja namanya Pak Gere. Dia cerita kepada Heru dengan penuh sumringah, “Saya nih asyik godain Bu Yaya via sms. Dia nanya kepada saya, ‘Kalau Pak Gere dihadapkan dengan peristiwa perang antara Ali dan Aisyah, apa sikap pak Gere? Kalau saya akan berpihak kepada Ali.’ Saya bilang, ‘Saya gak tahu. Saya gak bisa jawab. Sebab, menurut hadis Nabi saw, ijtihad seorang Muslim mendapat pahala.'” Lanjut Pak Gere, “Saya pernah ditanya oleh petugas mesjid waktu mau shalat Jumat di Australia, ‘Bapak Sunni atau Syi’ah?’ Saya jawab, ‘I am Muslim.'”

Heru terus menyimak pembicaraan Pak Gere dengan perhatian. Tiba-tiba, dia merasa bahwa ada sesuatu yang salah. Heru teringat pada salah satu perkataan Amirul Mukminin ketika mengomentari sikap Sa’d bin Abi Waqqash yang tidak mau berperang bersama Amirul Mukminin melawan kaum Jamal. Amirul Mukminin berkata, “Mereka meninggalkan kebenaran tetapi tidak mendukung kebatilan.”

Menurut Syed Ali Raza yang dimaksud ‘mereka’ adalah orang-orang seperti Abdullah bin Umar, Abu Musa Asy’ari, dan Sa’d bin Abi Waqqash. Kata Ali Raza, “Tak syak bahwa orang yang tidak secara terbuka mendukung yang batil tetapi tidak pula mendukung yang benar adalah juga seperti mendukung yang batil. Karena itu ia terhitung di kalangan lawan kebenaran.”

Jadi, dalam pandangan Heru Cokro, Pak Gere pun sebetulnya tidak bisa disebut netral, yakni tidak berpihak kepada siapa pun, baik Ali ataupun Aisyah. Ketika ia tidak mau bersikap tetapi juga tidak membela kebenaran, berarti secara tak langsung Pak Gere memihak kebatilan.

Dan, Heru percaya bahwa model penyikapan itu akan senantiasa hadir di sepanjang zaman. Ada Sa’d bin Abi Waqqash di setiap zaman, sebagaimana ada juga model Jabir bin Abdullah Anshari yang termasuk pengikut Sayidina Husain meski ia tidak berperang langsung di Karbala. Namun, karena keberpihakannya kepada Imam Husain, ia termasuk pengikutnya meski dijaraki oleh masa yang panjang.

One thought on ““Saya Netral”

  1. AAY mengatakan:

    Lalu pertanyaan nya : pihak mana yang batil… Ali or Aisyah ????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s