Islam dan “the Others”

Suatu hari aku mendapat SMS dari AA. Bunyinya demikian:

“Di depan guru-guru agama Katolik aku menganalisis filosofi dan metodologi kurikulum agamanya. Seraya membandingkan dengan kurikulum agama Islam, kupaparkan kekuatan, bahkan kekaguman pada profesionalisme dan kentalnya ekspresi spiritualitas mereka. Dan kurenungkan semua ini sambil kucoba meredam kecewa pada saudara dan diri sendiri. Ternyata, saat aku dalam akidah Islam, aku dapat membenarkan pribadi (iman) Katolik dan sebal pada yang muslim. Kupikir juga arti universalitas Islam membenarkan dirinya, dalam ekspresi pikiran dan tindakan, terperagakan dalam lintas keimanan. Lebih dari itu, ini seperti kehadiran Swiss sebagai negara dengan tingkat kejahatan terendah di dunia, terperagakan dengan lebih baik pada agama lain. Di sini akhirnya beragama (mempertaruhkan akidah) yang baik bisa sekadar urusan punya rasa malu. (14-6-2008; 04:45:34)

Seperti biasa, pesan dari AA ini, selalu saja membuatku tercenung. Ya, betapa Islam dalam tataran sosial tak mampu “bunyi” menghadapi situasi zaman modern. Islam begitu tertatih-tatih menghadapi gerusan zaman. (Tapi di saat kutulisan renungan ini, aku teringat akan pelajaran Fushush semalam mengenai manifestasi Tuhan yang tak pernah berhenti. Setiap detik, Dia memanifestasi dalam berbagai bentuk dan rupa. Jadi, jika kubaca pesan itu dari sudut pandang metafisis, it’s nothing to loose atas kemajuan Katolik vis a vis Islam. Karena semua itu manifestasi Dia juga. Jadi, mungkin gak usah diperlawankan)

Tapi dalam sms selanjutnya, AA mengatakan bahwa semua itu “belum ada apa-apanya” karena, dengan mengutip sebuah hadis Imam Ali Ridha, tradisi Katolik masih memiliki kekurangan yang dalam hal ini Islam telah menyempurnakannya.

Bagaimana pendapat Anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s