Konsep-konsep Kunci Metafisika Ibn ‘Arabi: Wujud dan Adam (II)

Urain ontologis Ibn ‘Arabi tentang wujud dan ‘adam dalam karyanya Insya’ ad-Dawâir perlu dipaparkan di sini. Bagi Ibn ‘Arabi, wujud dan ‘adam bukan suatu tambahan terhadap mawjud (selanjutnya, maujud, yang ada yang berwujud) dan ma’dum (yang tiada, yang tidak berwujud), tetapi sama dengan maujud dan ma’dum itu sendiri. Ia menolak bayangan atau anggapan estimasi (waham) bahwa wujud dan ‘adam adalah sifat yang melekat pada maujud dan ma’dum. Ia mengibaratkan wujud menurut anggapan estimasi ini dengan sebuah rumah. Sesuatu baru ada wujudnya apabila ia masuk ke dalam rumah wujud. Jika tidak, ia tidak mempunyai wujud. Wujud dalam pengertian ini, menurut Ibn ‘Arabi, adalah penegasan entitas (‘ayn) sesuatu dan ‘adam adalah penafiannya. Inilah pengertian pertama tentang wujud.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s