M.H. Aripin Ali: Persahabatan Tak Kenal Lelah

 aripin.jpg

DINI hari tadi, sewaktu aku merenungi atas setiap kejadian yang telah dan yang mungkin akan kulewati (ceritanya: aku muhasabah!), aku dikejutkan oleh pesan pendek yang datang dari kakak, teman, saudara, sekaligus “guru pertama” filsafatku, yakni Muhammad Hasan Aripin Ali, yang sering dipanggil oleh kami dengan “A Ipin”. Pesan pendek itu berbunyi: “Besok! Sudah kusiapkan ucapan selamat. Ah, jauh-jauh hari kau sudah sampai kok. Hanya perlu catatan kecil: setelah Selasa ada Rabu.” Pesan pendek ini terkait dengan sedikit keteganganku atas sidang proposal tesis yang akan kujalani besok, Rabu, 27 Februari 2008 dan ketegangan itu kubagi-bagikan kepada saudara-saudaraku yang secara emosional dekat denganku meski secara fisik kami berjauhan. Baca lebih lanjut