Jurnal Sufi

 jurnal-sufi-2.jpg

Banyak kaum Sufi yang memiliki jurnal harian untuk melakukan muhasabah (mengevaluasi diri sendiri) dan muraqabah (mengawasi diri). Ibn Arabi menulis bahwa setiap malam guru-gurunya duduk sendiri merenungkan perilaku keseharian dan pengalaman mereka. Jika perilaku membutuhkan mereka membutuhkan pengampunan, mereka memohon ampunan; jika perilaku mereka membutuhkan pertobatan, mereka akan bertobat. Ibn Arabi mengikuti contoh tersebut.

Mulailah melakukan praktik dengan jurnal tersebut setiap malam dan renungkanlah akibat dari apa yang Anda katakan dan lakukan selama hari tersebut. Semakin dalam kita merenungkan pengalaman dan perilaku kita setiap harinya, semakin kita mampu mengenal diri kita dengan lebih baik. Memahami diri sendiri setidaknya adalah setengah perjuangan dalam upaya melakukan transformasi diri. (Robert Frager [Sheikh Ragip], Hati, Diri, dan Jiwa. Jakarta: Serambi, hal.51.)

3 thoughts on “Jurnal Sufi

  1. dede mengatakan:

    muhasabah dan muraqabah jika tidak dipandu oleh al-Quran dan Sunnah. jangan-jangan syetan yang jadi pemandunya???

  2. PUSTAKA MWB mengatakan:

    pikir positif aja ah, dikit2 pikir negatif kapan majunya.

  3. abdul rohman mengatakan:

    ass.
    Subhanallah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s