Muhasabah (I): Memeriksa Kata Hati

November 9, 2009 at 9:38 am (Latihan, Psikologi Sufi, Publikasi ilmiah)

Praktik umum yang dijalankan dalam tasawuf ketika memulai khalwat adalah menguji kesadaran, atau yang dinamakan muhasabah. Ia merupakan proses pemeriksaan batin yang saksama, yang menuntut tingkat kejujuran yang tinggi. Meskipun sulit sekali–dan orang harus sangat hati-hati karena pikiran dapat begitu cerdik dalam mempermainkan dan membuat-buta pembenaran (rasionalisasi)–itu satu-satunya cara untuk menemukan diri sendiri yang sejati.

Kita bisa memulai proses ini dengan melangkah mundur dari kehidupan kita dan mengamati keadaan yang melibatkan diri kita sekarang–hubungan kita dengan orang-orang, pekerjaan, rumah, dan komunitas sosial yang lebih luas. Sediakan waktu untuk memeriksa motif-motif yang menyertai keterlibatan diri kita dalam aktivitas-aktivitas tertentu; selamilah harapan-harapan kita terhadap orang-orang tertentu; tanyakan mengapa kita memprakarsai cara-cara tertentu dalam bertindak.

Setelah mengamati dengan cermat tindakan-tindakan dan keterlibatan-keterlibatan kita dalam kehidupan pribadi, langkah kedua adalah memeriksa tujuan keseluruhan kita dalam hidup. Kemana energi kita disalurkan? Apakah cita-cita kita? Apakah kita hidup sesuai dengan cita-cita itu? Semua ini adalah pertanyaan-pertanyaan besar yang mungkin tidak dapat kita ketahui jawabannya dengan segera. Bahkan pertanyaan-pertanyaan itu mungkin muncul dengan cara yang lebih wajar selama meditasi, yang akan dibahas kemudian.

1 Komentar

  1. Resa Blogs berkata,

    mas/mba yang punya blog tukeran link yuk…
    link saya taro di sini…
    trus konfirmasi ke saya
    tar linknya saya pasang di blog saya..gmn??
    Terima kasih Sebelumnya

Tulis sebuah Komentar